Harry Potter - Golden Snitch

Google+ Badge

Senin, 12 November 2012

Seserahan dan Hantaran Pengantin


Seserahan sudah menjadi bagian yang umum dalam rangkaian pernikahan di Indonesia. Seserahan yang dulu tidak wajib hukumnya, kini sudah mengakar budaya dan menjadi bagian dari prosesi pernikahan.
Seserahan merupakan simbolik dari pihak pria sebagai bentuk tanggung jawa ke pihak keluarga, terutama orang tua calon pengantin perempuan. Untuk adat istiadat di Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur) biasanya seserahan diberikan pada saat malam sebelum akad nikah pada acara midodareni untuk adat Jawa dan ngeyeuk seureuh untuk adat Sunda. Tetapi ada juga yang melakukan seserahan pada saat acara pernikahan.

Saat ini, jumlah dan jenis hantaran disesuaikan atas kesepakatan bersama. Bahkan seringkali, justru pengantin wanitalah yang memilih sendiri barang-barang kebutuhannya. Barang-barang yang lazimnya menjadi barang seserahan adalah:
  • Suruh ayu (semacam daun yang wangi) bermakna mendoakan keselamatan.
  • Pakaian : Kebaya & Kain / Baju Kerja / Baju Pesta
  • Alat-alat perawatan tubuh : Sabun, Shampoo, Body Lotion, Bedak Badan, dll.
  • Make Up : Pelembab, Bedak Dasar, Bedak, Eye Shadow, Maskara, Blush On, Pensil Alis, dll.
  • Parfum
  • Sepatu / Selop
  • Tas
  • Pakaian dalam & baju tidur
  • Perhiasan / Jam Tangan
  • Makanan : Buah, Kue Taart, Kue Kering, Masakan Matang
Barang seserahan diatas tidak mutlak tetapi dapat disesuaikan dengan kebutuhan, selera dan budget. Intinya barang seserahan biasanya adalah barang yang biasa dipakai calon pengantin perempuan. Jumlahnya biasanya ganjil 5 / 7/ 9 tergantung selera.
Barang-barang yang dibawa dalam hantaran tidak terpaku pada perangkat yang telah disebutkan diatas, tetapi merupakan kesepakatan pembicaraan antara anda dan pasangan. Pada zaman sekarang, nampan hantaran bisa ditampilkan dengan lebih kreatif. Agar hantaran seserahan anda terlihat cantik dan menarik. Anda dapat melakukan beberapa trik brikut :
  • Mengunjungi berbagai toko kerajinan, toko bunga hingga vendor alat kerajinan untuk mendapat barang dan pembungkus yang lebih beragam.
  • Dengan memberi warna pada pembungkus kado anda dapat memberi kesan dan perbedaan dari pembungkus yang lain. Teknik paint-brush juga dapat digunakan.
  • Mengkombinasikan dua bahan yang sangat berbeda dapat pula mempercantik tampilan hantaran anda. Misalnya, potongan renda di atas kertas bermotif bunga.
  • Tidak mengemas semua barang sesrahan dalam boks yang biasa. Bisa saja anda mengeams barang hantaran anda dalam keranjang yang dihias dengan tambahan bunga segar diatasnya.
  • Jika kotak sesrahan terbuat dari bahan bambu atau kayu maka hiaslah bagian atasnya dengan plastik yang tembus pandang sehingga barang seserahan dapat langsung terlihat.
  • Kemaslah buah-buahan langsung dari penjualnya. Namun, jika ingin mengemas sendiri pastikan membuat alas dulu di dasar boks. Susunlah buah yang berukuran besar terlebih dahulu baru kemudian buah yang berukuran kecil.
 Bila dihias dengan cantik dan menarik, hantaran pernikahan tidak hanya dapat digunakan ketika upacara pernikahan berlangsung, tetapi juga sebagai unsur yang dapat mempercantik kamar pe ngantin anda. Hal ini dapat dilakukan dengan menghias hantaran sesuai dengan tema pesta yan ganda gunakan. Oleh karena itu, informasikan pada keluarga mempelai pria mengenai gaya dan tema warna kamar pengantin sehingga pihak keluarga pria dapat menyesuaikan tema warna hantarannya.
Seserahan ataupun parcel pernikahan yang dibuat secara apik, dibalut dengan bungkusan dan warna yang cantik pastinya akan memberikan tampilan yang menarik dan dan akan menarik perhatian orang sekitarnya.

Parcel pernikahan pun  memiliki bentuk dan desain yang beraneka ragam mulai dari isian yanga akan kita pilih hingga pemilihan kotak parcel penikahan yang akan kita pilih, untuk mendapakatkan parcel pernikahan yang m enarik tidak mesti di isi dengan barang-barang yang mahal, namun dengan pembungkusan yang tepat, maka parcel pernikahan tersebut akan tampk berharga.

Berikut ini tips cara membuat parcel pernikahan yang menarik:

Pertama, tentukan isi yang hendak anda gunakan untuk seserahan ataupun parcel pernikahan nantinya, apakah itu kue, buah-buahan ataupun pakaian dan perhiasan ?

Kedua, setelah menentukan isi, selanjutnya dalam tips cara membuat parcel Penikahan adalah pemilihan akan kontak pembungkus, kini terdapat berbagi jenis untuk kontak pembungkus untuk seserahan atau parcel penikahan, baik itu dalam bentuk kotak karton, anyaman bamboo, rotan, kayu bahkan besi, yang terpenting disesuaikan dengan isi yang akan anda masukan
Ketiga, proses selanjutnya dalam cara membuat parcel Penikahan adalah penambahan aksen pada pembungkusya.

Contohnya menghias keranjang seserahan dengan pita, gliter ataupun cat air. Dalam penambahan aksen pada cara membuat parcel Penikahan tidak ada pakem dan aturan baku oleh karena itu Berkreasi dan jangan takut untuk berinovasi untuk mendapatkan tampilan yang unik dan menarik Misalnya saja mencoba memadukan bahan bermotif bola-bola dan motif salur namun tetap memperhatikan keserasiannya.

Ketiga, untuk anda yang hendak menaruh buah kedalam parcel pernikahan ada hal yang harus diperhatikan dalam cara membuat parcel Penikaha, pertama tentu saja memilih buah yang masih segar, dan dalam penataannya  susunalah buah dari yang terbesar hingga yang terkecil dan memberikan dasar/alas di bagian bawah keranjang.

Keempat, meskipun tidak ada aturan dan pakem tentang cara membuat parcel Penikahan namun kita tetap memperhatikan keserasian warna warna hantaran pernikahan dengan tema warna dan tema pernikahan yang Anda pilih. Hal itu dimaksudkan agar seserahan ataupun parcel pernikahan dapat menambah semaraknya dekorasi pengantin bukan malah menjadi perusak pandangan mata.

Berikut ini beberapa contoh parcel Penikahan :

ini juga ada beberapa contoh hantaran lamaran nikah ku (he..he..he..he...) 











Artikel Terkait :

0 komentar:

Poskan Komentar

Banner Link Sahabat